promilalami story

Saat Do’a dan Usaha Kalahkan Diagnosa – Story

Promilalami Story – 3 tahun bukanlah waktu yang singkat bagi saya dan suami saya dalam penantian ini. Belum lagi sejak Dokter mevonis saya sulit hamil karena PCOS yang saya miliki.

Sedih rasanya untuk menerima semua ini. Tak hanya itu saja. Tekanan terus datang dari keluarga, mertua, teman, yang selalu bertanya “kapan isi?”, “kapan mau punya baby?”, “kapan mau ngasih cucu?”, kapan… kapan… dan kapan…

Bahkan, saya sempat hampir menyerah dan pasrah dengan semua ini. Bagaimana tidak? Sudah ada banyak sekali cara yang sudah saya coba. Saya sudah promil ke Dokter, promil dengan serbuk zuriat, promil dengan madu dan kurma, promil dengan susu dan obat.

Bahkan saya sudah menghabiskan uang sampai puluhan juta untuk itu semua, namun nihil. Tidak ada hasilnya.

Pernah suatu ketika, suami saya bilang dia mau mengajak program bayi tabung. Tapi, setelah mencari informasinya, biaya yang harus dikeluarkan untuk proses bayi tabung sungguh luar biasa mahalnya.

saat doa dan usaha kalahkan diagnosa

Waktu itu Dokter memberikan rincian total biaya yang harus dikeluarkan untuk menjalankan program bayi tabung. Dan itu bisa mencapai sekitar 53 juta.

Sampai akhirnya saya bercerita ke teman saya tentang masalah ini. Sebab, dulu teman saya juga mengalami permasalahan yang sama dengan saya, namun dia akhirnya bisa berhasil hamil. Makanya saya berani menceritakan masalah ini supaya bisa mendapatkan solusi.

Dulu teman saya menanti momongan kira-kira sekitar 2 tahunan, dengan keluhan sama seperti saya. PCOS/Sel telur kecil-kecil.

Akhirnya dia bercerita tentang perjuangan dia dan suaminya dalam mengikhtiarkan buah hati mereka. Dan ternyata dia promil bersama promilalami. Awalnya hanya ikut bimbingan bersama Bunda Ahli dan Praktisi Kehamilan. Hingga ia tertarik untuk mencoba Terapi herbal dengan Fertilev dan fertimex.

Dia dan suami konsumsi herbal selama 30 hari disertai dengan panduan dan bimbingan langsung dari Bunda Ahli.

Lalu, teman saya menyarankan saya untuk gabung ke program hamil promilalami juga. Awalnya  saya masih ragu-ragu. Karena dulu saya sudah pernah mencoba cara promil seperti ini dan gagal.

Tapi teman saya bilang, “nggak ada salahnya nyoba, siapa tau berhasil”

saat doa dan usaha kalahkan diagnosa

Akhirnya, saya dan suami memutuskan untuk gabung ke program. Kami diberikan bimbingan dan panduan cepat hamil secara online via whatsapp.

Namun saya suka dengan cara ini, karena saya dan suami sama-sama sibuk bekerja, sehingga hal ini sangat memudahkan kami. Belum lagi Praktisi Kehamilan Promilalami sangat ramah sekali. Fast respon dan selalu memberikan jawaban yang akurat setiap saya menanyakan banyak hal.

Hingga akhirnya saya dan suami mulai ambil Paket Booster Herbal Fetilev dan Fertimex. Awalnya sih Cuma coba-coba, eh nggak taunya malah berhasil dapat garis dua.

Pertama kali lihat strip merah dua di testpack serasa mimpi sekali. Tapi benar-benar nyata. Sungguh, jalan dari Allah sangatlah luar biasa.

Dari yang awalnya berjuang lama, lalu dipertemukan dengan promilalami lewat temen saya, akhirnya… impian untuk memiliki buah hati pun bisa terwujud juga. Masyaallah… senangnya…

Memang, diagnosa dari Dokter tidak selamanya benar. Selagi kita terus berusaha dan terus berdo’a, inshaallah semua akan ada jalannya.

Dear Bunda, jangan menyerah jika sampai saat ini masih belum berhasil hamil juga. Karena masih ada banyak sekali cara yang belum kita coba, seperti saya.  Menggunakan cara terakhir, yaitu dengan gabung ke promilalami. Dan alhamdulillah bisa berhasil.

“Tetaplah berusaha dan berdo’a, sebab semua akan ada jalannya”

story from : Bunda Sela – Jakarta

#promilalamistory

Simak kisah keberhasilan menanti momongan lainnya di >> Rubrik Story Promilalami

promil-online-promilalami
Bagikan Kisahmu Di sini >>

0.0
0 total
5
4
3
2
1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rating

%d bloggers like this: