mengatasi keputihan normal dan tidak normal

Cara Mengatasi Keputihan Normal dan Tidak normal Secara Alami

Cara mengatasi keputihan – Pada artikel sebelumnya, kita telah membahas tentang bagaimana cara membedakan keputihan yang normal dan tidak normal. Maka, pada artikel ini, kita akan membahas tentang bagaimana cara mengatasi keputihan baik yang normal maupun keputihan tidak normal.

Keputihan merupakan hal yang lumrah dialami oleh setiap wanita. Namun, apabila keputihan terjadi secara terus menerus dan menyebabkan vagina berbau disertai dengan rasa gatal semakin membuat risih dan tidak nyaman.

Sebenarnya, keputihan itu apa sih?

Keputihan merupakan keluarnya cairan dari vagina. Penting untuk Anda pahami bahwa keputihan ini merupakan hal yang wajar. Karena vagina membersihkan dirinya sendiri dengan cara mengeluarkan cairan keputihan yang membawa sel-sel mati serta bakteri. Sehingga, keputihan bukanlah suatu kondisi yang bisa diartiken sebagai infeksi atau gangguan kesehatan pada vagina.

Sebelum mengetahui cara mengatasinya, kami akan memberikan ulasan tentang apa saja sih factor yang bisa menyebabkan seorang wanita mengalami keputihan? Karena pada dasarnya, ada beberapa hal yang menyebabkan wanita bisa mengalami keputihan, di antaranya :

  1. Usia

Keputihan terjadi ketika seorang wanita telah memasuki masa pubertas. Masa pubertas, pada umumnya pertama kali dialami oleh remaja yang berusia 13 tahun. Sehingga, apabila Anda telah mengalami keputihan pada usia di bawah 13 tahun, hal ini mengindikasi bahwa Anda terkena infeksi.

Keputihan sendiri terjadi saat wanita memasuki masa suburnya, atau pada sebelum dan sesudah menstruasi. Keputihan yang normal berfungsi untuk mengeluarkan bakteri dan membersihkan sel-sel mati pada vagina. Sedangkan, keputihan yang tidak normal bisa disebabkan oleh bakteri dan jamur.

  1. Pantiliner

Tahukah Anda? Bahwa ternyata pantiliner ini sendiri bisa menjadi penyebab seorang wanita mengalami keputihan. Karena, menggunakan pantiliner bisa menghalangi aliran udara ke vagina yang akhirnya menyebabkan vagina menjadi lembab dan berkeringat.

Apabila Anda membiarkannya terlalu lama, pada akhirnya Anda hanya akan mendapatkan keputihan yang lebih banyak. Untuk itu, akan lebih baik lagi, apabila kamu mengurangi penggunaan pantiliner.

  1. Stress

Karena keputihan seringkali berkaitan dengan hormone, maka bisa jadi stress dan keputihan menyebabkan kamu sering keputihan. Gangguan hormonal inilah yang akan menyebbkan pH vagina menjadi tidak seimbang, sehingga Anda pun akan mengalami keputihan yang berlebihan.

  1. Gejala penyakit tertentu

Apabila Anda mengalami keputihan secar terus-menerus dan dalam jumlah yang banyak, bisa jadi hal itu menandakan adanya gejala penyakit tertentu. Hali ini bisa disebabkan karena vagina Anda tidak sehat. Selain itu, apabila Anda mengalami keputihan yang tidak biasa, seperti berwarna kuning, kental, atau bahkan terdapat bercak darah padahal belum memasuki periode haid Anda, maka sebaiknya Anda harus segera memeriksakannya ke Dokter.

Sehingga, apabila hal tersebut adalah indikasi gejala sebuah penyakit tertentu, dapat diatasi sejak awal oleh Dokter.

Lalu, bagaimana sih cara mengatasi keputihan?

Apabila kita mengalami keputihan, tetapi masih dalam hal yang wajar, seperti cairannya tidak begitu kental, berwarna bening, dan tidak menyebabkan vagina menjadi gatal dan berbau, maka hal tersebut masih dianggap normal.

Akan tetapi, apabila Anda mengalami keputihan yang sudah tidak bisa dikatakan wajar lagi, maka sudah seharusnya Anda segera memeriksakannya ke Dokter. Karena keputihan yang tidk segera diatasi, dapat mengakibatkan Anda menderita penyakit yang serius.

Namun, tahukah Anda? Bahwa Anda dapat mengatasinya dengan cara alami yang bisa Anda lakukan dengan mudah di rumah. Yaitu :

  1. Basuh area vagina Anda dengan menggunakan air hangat secara lembut dan pelan-pelan. Kemudian keringkan menggunakan tisu atau handuk hingga kering. Perlu ANda ingat, untuk tidsk menggosok atau mengusap vagina terlalu keras karena bisa menimbulkan iritsi.
  2. Sebaiknya Anda rutin mengganti celana dalam Anda lebih sering apabila keputihan yang Anda alami sangat banyak. Hal ini dilakukan supaya kelembapan vagina bisa terjaga dengan baik.
  3. Jangan lupa untuk menghindari pemakaian sabun wangi, gel, antiseptic, atau sejenis lainnya. Karena hal ini bisa memengaruhi keseimbangan pH dan bakteri yang ada di dalam vagina.
  4. Anda bisa memakai obat anti jamur yang berbentuk krim atau gel apabila keputihan yang Anda alami disebabkan oleh infeksi jamur. Akan tetapi, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu kepada Dokter sebelum melakukan pemakaian.
  5. Apabila Anda telah melakukan pengobatan untuk mengatasi keputihan, sebaiknya Anda menunda untuk melakukan hubungan badan selama satu minggu setelah pengobatan dilakukan atau tetap berhubungan badan tetapi menggunakan alat pengaman atau kondom.
  6. Apabila keputihan yang tidak normal berlangsung selama lebih dari satu minggu setelah melakukan cara-cara yang tercantum di atas, segera periksakan diri Anda ke Dokter supaya mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Keputihan meskipun hal yang wajar dialami oleh seorang wanita. Namun, hal ini seringkali membuat wanita menjadi risih dan tidak nyaman. Apalagi jika cairan keputihan yang cukup banyak sehingga aktivitas Anda menjadi terganggu.

Untuk itu, alangkah sebaiknya Anda juga melakukan pencegahan supaya Anda tidak mengalami keputihan yang berbahaya atau abnormal. Cara melakukan pencegahan untuk menghindari keputihsn yang tidak normal dapat dilakukan dengan cara :

  1. Jangan lupa untuk rutin mencuci tangan sebelum maupun sesudah menyentuh area vagina
  2. Setelah buang air kecil, jangan lewatkan untuk membasuh vagina Anda dengan gerakan dari depan ke belakang untuk mencegah masuknya bakteri ke dalam vagina. Karena, bakteri inilah yang nantinya dapat menyebabkan infeksi.
  3. Terus jaga vagina agar tetap kering dan tidak lembab, yang dapat dilakukan dengan memakai celana longgar dan mengenakan celana dalam yang berbahan katun yang dapat menyerap udara lebih banyak ke vagina sehingga dapat mengurangi kelembapan.
  4. Pastikan vagina Anda sudah cukup basah sebelum Anda melakukan hubungan badan agar terhindar dari infeksi.
  5. Perhatikan juga celana dalam yang Anda kenakan, pastikan saat Anda mencucinya menggunakan detergen tanpa pewangi dan telah dibilas sampai benar-benar bersih.
  6. Selain itu, hindari pula pemakaian tisu dengan pewangi, sabun wangi, atau bedak pada vagina karena bisa mengiritasi kulit dan mengganggu keseimbangan bakteri alami dalam vagina.

Selain beberapa hal yang tercantum di atas, dalam mengatasi keputihan, Anda bisa melakukannya dengan rutin mengonsumsi makanan sehat dan bergizi tinggi.

Terus menjaga kesehatan organ reproduksi sangatlah penting untuk dilakukan. Karena, apabila Anda tidak menjaganya dengan baik, hal inilah yang membuat Anda mudah keputihan dan beresiko terserang penyakit yang lebih serius.

Karena mencegah lebih baik daripada mengobati. Untuk itu, jagalah kebersihan organ kewanitaan Anda supaya terhindar dari infeksi yang bisa menyebabkan keputihan tidak normal.

Cara mengatasi keputihan – Pada artikel sebelumnya, kita telah membahas tentang bagaimana cara membedakan keputihan yang normal dan tidak normal. Maka, pada artikel ini, kita akan membahas tentang bagaimana cara mengatasi keputihan baik yang normal maupun keputihan tidak normal.

Keputihan merupakan hal yang lumrah dialami oleh setiap wanita. Namun, apabila keputihan terjadi secara terus menerus dan menyebabkan vagina berbau disertai dengan rasa gatal semakin membuat risih dan tidak nyaman.

Sebenarnya, keputihan itu apa sih?

Keputihan merupakan keluarnya cairan dari vagina. Penting untuk Anda pahami bahwa keputihan ini merupakan hal yang wajar. Karena vagina membersihkan dirinya sendiri dengan cara mengeluarkan cairan keputihan yang membawa sel-sel mati serta bakteri. Sehingga, keputihan bukanlah suatu kondisi yang bisa diartiken sebagai infeksi atau gangguan kesehatan pada vagina.

Sebelum mengetahui cara mengatasinya, kami akan memberikan ulasan tentang apa saja sih factor yang bisa menyebabkan seorang wanita mengalami keputihan? Karena pada dasarnya, ada beberapa hal yang menyebabkan wanita bisa mengalami keputihan, di antaranya :

  1. Usia

Keputihan terjadi ketika seorang wanita telah memasuki masa pubertas. Masa pubertas, pada umumnya pertama kali dialami oleh remaja yang berusia 13 tahun. Sehingga, apabila Anda telah mengalami keputihan pada usia di bawah 13 tahun, hal ini mengindikasi bahwa Anda terkena infeksi.

Keputihan sendiri terjadi saat wanita memasuki masa suburnya, atau pada sebelum dan sesudah menstruasi. Keputihan yang normal berfungsi untuk mengeluarkan bakteri dan membersihkan sel-sel mati pada vagina. Sedangkan, keputihan yang tidak normal bisa disebabkan oleh bakteri dan jamur.

  1. Pantiliner

Tahukah Anda? Bahwa ternyata pantiliner ini sendiri bisa menjadi penyebab seorang wanita mengalami keputihan. Karena, menggunakan pantiliner bisa menghalangi aliran udara ke vagina yang akhirnya menyebabkan vagina menjadi lembab dan berkeringat.

Apabila Anda membiarkannya terlalu lama, pada akhirnya Anda hanya akan mendapatkan keputihan yang lebih banyak. Untuk itu, akan lebih baik lagi, apabila kamu mengurangi penggunaan pantiliner.

  1. Stress

Karena keputihan seringkali berkaitan dengan hormone, maka bisa jadi stress dan keputihan menyebabkan kamu sering keputihan. Gangguan hormonal inilah yang akan menyebbkan pH vagina menjadi tidak seimbang, sehingga Anda pun akan mengalami keputihan yang berlebihan.

  1. Gejala penyakit tertentu

Apabila Anda mengalami keputihan secar terus-menerus dan dalam jumlah yang banyak, bisa jadi hal itu menandakan adanya gejala penyakit tertentu. Hali ini bisa disebabkan karena vagina Anda tidak sehat. Selain itu, apabila Anda mengalami keputihan yang tidak biasa, seperti berwarna kuning, kental, atau bahkan terdapat bercak darah padahal belum memasuki periode haid Anda, maka sebaiknya Anda harus segera memeriksakannya ke Dokter.

Sehingga, apabila hal tersebut adalah indikasi gejala sebuah penyakit tertentu, dapat diatasi sejak awal oleh Dokter.

Lalu, bagaimana sih cara mengatasi keputihan?

Apabila kita mengalami keputihan, tetapi masih dalam hal yang wajar, seperti cairannya tidak begitu kental, berwarna bening, dan tidak menyebabkan vagina menjadi gatal dan berbau, maka hal tersebut masih dianggap normal.

Akan tetapi, apabila Anda mengalami keputihan yang sudah tidak bisa dikatakan wajar lagi, maka sudah seharusnya Anda segera memeriksakannya ke Dokter. Karena keputihan yang tidk segera diatasi, dapat mengakibatkan Anda menderita penyakit yang serius.

Namun, tahukah Anda? Bahwa Anda dapat mengatasinya dengan cara alami yang bisa Anda lakukan dengan mudah di rumah. Yaitu :

  1. Basuh area vagina Anda dengan menggunakan air hangat secara lembut dan pelan-pelan. Kemudian keringkan menggunakan tisu atau handuk hingga kering. Perlu ANda ingat, untuk tidsk menggosok atau mengusap vagina terlalu keras karena bisa menimbulkan iritsi.
  2. Sebaiknya Anda rutin mengganti celana dalam Anda lebih sering apabila keputihan yang Anda alami sangat banyak. Hal ini dilakukan supaya kelembapan vagina bisa terjaga dengan baik.
  3. Jangan lupa untuk menghindari pemakaian sabun wangi, gel, antiseptic, atau sejenis lainnya. Karena hal ini bisa memengaruhi keseimbangan pH dan bakteri yang ada di dalam vagina.
  4. Anda bisa memakai obat anti jamur yang berbentuk krim atau gel apabila keputihan yang Anda alami disebabkan oleh infeksi jamur. Akan tetapi, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu kepada Dokter sebelum melakukan pemakaian.
  5. Apabila Anda telah melakukan pengobatan untuk mengatasi keputihan, sebaiknya Anda menunda untuk melakukan hubungan badan selama satu minggu setelah pengobatan dilakukan atau tetap berhubungan badan tetapi menggunakan alat pengaman atau kondom.
  6. Apabila keputihan yang tidak normal berlangsung selama lebih dari satu minggu setelah melakukan cara-cara yang tercantum di atas, segera periksakan diri Anda ke Dokter supaya mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Keputihan meskipun hal yang wajar dialami oleh seorang wanita. Namun, hal ini seringkali membuat wanita menjadi risih dan tidak nyaman. Apalagi jika cairan keputihan yang cukup banyak sehingga aktivitas Anda menjadi terganggu.

Untuk itu, alangkah sebaiknya Anda juga melakukan pencegahan supaya Anda tidak mengalami keputihan yang berbahaya atau abnormal. Cara melakukan pencegahan untuk menghindari keputihsn yang tidak normal dapat dilakukan dengan cara :

  1. Jangan lupa untuk rutin mencuci tangan sebelum maupun sesudah menyentuh area vagina
  2. Setelah buang air kecil, jangan lewatkan untuk membasuh vagina Anda dengan gerakan dari depan ke belakang untuk mencegah masuknya bakteri ke dalam vagina. Karena, bakteri inilah yang nantinya dapat menyebabkan infeksi.
  3. Terus jaga vagina agar tetap kering dan tidak lembab, yang dapat dilakukan dengan memakai celana longgar dan mengenakan celana dalam yang berbahan katun yang dapat menyerap udara lebih banyak ke vagina sehingga dapat mengurangi kelembapan.
  4. Pastikan vagina Anda sudah cukup basah sebelum Anda melakukan hubungan badan agar terhindar dari infeksi.
  5. Perhatikan juga celana dalam yang Anda kenakan, pastikan saat Anda mencucinya menggunakan detergen tanpa pewangi dan telah dibilas sampai benar-benar bersih.
  6. Selain itu, hindari pula pemakaian tisu dengan pewangi, sabun wangi, atau bedak pada vagina karena bisa mengiritasi kulit dan mengganggu keseimbangan bakteri alami dalam vagina.

Selain beberapa hal yang tercantum di atas, dalam mengatasi keputihan, Anda bisa melakukannya dengan rutin mengonsumsi makanan sehat dan bergizi tinggi.

Terus menjaga kesehatan organ reproduksi sangatlah penting untuk dilakukan. Karena, apabila Anda tidak menjaganya dengan baik, hal inilah yang membuat Anda mudah keputihan dan beresiko terserang penyakit yang lebih serius.

Karena mencegah lebih baik daripada mengobati. Untuk itu, jagalah kebersihan organ kewanitaan Anda supaya terhindar dari infeksi yang bisa menyebabkan keputihan tidak normal.

0.0
0 total
5
4
3
2
1
%d bloggers like this: